Jumat, 02 September 2011

Metode pembelajaran dan digitalisasi pendidikan

Sekilas tentang digitalisasi

Harus diakui, teknologi kini dipandang sebagai sesuatu yang mendukung hidup manusia. Hampir semua aspek kehidupan manusia dibantu dan dipermudah dengan bantuan teknologi.

Adanya era digital pada saat sekarang ini..
dapat memberi manfaat seperti lebih praktisnya proses penyampaian informasi dan penyimpanan data. Semua data dapat diakses melalui komputer maupun melalui internet yang jangkauannya lebih luas, sehingga lebih mudah mencari dan mengirim data-data yang dibutuhkan..

Perkembangan era digital ditandai dengan munculnya tiga teknologi, yaitu: komputer, komunikasi dan multimedia. Dengan perkembangan konvergensi ketiga teknologi tersebut, telah membuat muatan informasi atau pesan dalam komunikasi tidak lagi hanya berupa teks, angka, dan gambar saja Melainkan dapat berupa suara, atau bahkan berupa gambar yang bergerak (film, video).

Keberadaan Era digital tak dapat ditolak maupun dihindari lagi, karena digitalisasi sudah meliputi berbagai macam aspek kehidupan manusia, dan seiring meroketnya laju teknologi dan ilmu pengetahuan, sektor teknologi komunikasi pun mengalami perkembangan yang sangat pesat. Kemudahan demi kemudahan atas teknologi informasi maupun layanan telekomunikasi dapat kita rasakan saat ini.

Belum lagi para remaja yang akrab dan sering bergelut dengan dunia maya pasti memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas dan ter-update tentunya.. Betapa tidak, melalui “Mbah Google”, tinggal klik, dalam hitungan detik saja mereka bisa mendapatkan informasi yang mereka butuhkan dengan secepat-kilat.

Bahkan urusan percintaan pun digitalisasi memiliki peran penting juga loh hehe.. Melalui jejaring sosial facebook dan twitter, orang bisa menyapa dan berteman dengan siapa saja dari berbagai belahan dunia..

Tetapi perlu diketahui, kemajuan teknologi juga bisa berdampak pada kemajuan pornografi maupun kemajuan-kemajuan aspek negatif lainnya…!!! Jangan sampai kita menjadi pupuk penyubur bagi tumbuh kembangnya pornografi. Apapun dampak negatif teknologi dan betapapun canggihnya, ia hanyalah sebuah alat. Ia tidak akan berfungsi dan memiliki dampak apapun jika tidak difungsi-gunakan.. yang patut disalahkan bukanlah teknologinya, melainkan adalah penggunanya..
           

Dunia Pendidikan di era digitalisasi

Dalam dunia pendidikan Indonesia, kegiatan belajar mengajar langsung dipresepsikan sebagai kegiatan dimana murid dan guru bertemu dalam satu ruang kelas. Dulu, memang begitulah proses kegiatan belajar mengajar secara “resmi”. Namun, dengan hadirnya teknologi Internet, sebagai teknologi informasi dan komunikasi, ruang kelas yang bisa dianggap sebagai suatu bentuk keterbatasan dapat hilang. Dengan hilangnya keterbatasan ruang itu, berarti kita sudah bisa belajar dimana saja dan kapan saja kita mau. Hal ini tentunya dapat membantu teman-teman kita, seluruh warga Indonesia untuk mendapatkan pendidikan.

Saat ini teknologi informasi dan komunikasi bukanlah lagi barang mewah. Di hampir semua segi kehidupan, teknologi informasi dan komunikasi memegang peranan penting yang cukup besar. Internet telah menjelma menjadi suatu konektor global yang membawa dampak signifikan bagi pola hidup masyarakat dunia. Berbagai macam teknologi berbasis Internet telah dikembangkan, seperti e-commerce, e-learning, e-government, dan sebagainya. 

Dan salah satu manfaat yang saat ini dirasakan oleh masyarakat luas dan juga kita rasakan adalah adanya perbaikan mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia, karena ditunjang berbagai fasilitas yang sebagian besar memanfatkan teknologi informasi dan komunikasi.


Metode-metode pembelajaran yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi yaitu :

1. Presentasi, metode ini menggunakan Ms. PowerPoint dan proyector sebagai medianya.  
    Para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan setiap kelompok menyiapkan materi yang telah ditugaskan oleh pengajar, kemudian pertemuan selanjutnya tiap-tiap kelompok mempresentasikannya di hadapan kelompok-kelompok lain.

2.  E-learning (pembelajaran online), metode ini menggunakan beberapa komputer atau notebook yang saling berhubungan dan saling terkoneksi dengan jaringan internet. Salah satu komputer atau notebook dijadikan sebagai server (penyedia layanan data untuk client) dan komputer lainnya dijadikan sebagai client. Pengajar memberikan materi yang ada di komputer server dan para murid mengakses materi tersebut melalui jaringan internet menggunakan komputer client.
Situs-situs penyedia pembelajaran online pun semakin marak dan semakin banyak ditemui. Metode ini sering juga digunakan untuk media pembelajaran jarak jauh. Pengguna internet (para siswa dan mahasiswa khususnya) di berbagai belahan dunia bisa mengakses materi-materi yang disediakan oleh situs penyedia pembelajaran online dimana saja dan kapan saja tanpa dibatasi oleh jarak dan waktu.


Dan yang terakhir… bukan metode si tepatnya hehe.. tapi merupakan pendapat saya sendiri :D 

Para siswa harus mempunyai laptop atau notebook sendiri, bukannya mengada-ada.. di era digitalisasi seperti ini semua kegiatan pembelajaran selalu dikaitkan dengan pengetikan, pembuatan makalah, pembuatan skripsi sampai dikaitkan dengan dunia maya.

Bahkan balai pustaka telah meluncurkan sabak digital (tablet pc) beberapa bulan yang lalu.  Siswa tak perlu lagi bersusah payah membawa tas berat berisi buku. Semua materi pelajaran sudah tersedia di sabak digital. Tinggal pilih deh mana yang mau di bawa ke sekolah?? Laptop, Netbook, atau Sabak digital, hehe.. Asal jangan komputer aja yang di bawa ke sekolah, kan repot tuh kalau harus bawa CPU sama monitor, belum lagi keyboard sama mousenya… hahaha ^_^  

2 komentar:

Christian Tadeo at 2 September 2011 15.52 mengatakan...

Nice blog here. ..


visit me back.
http://lterasura.blogspot.com

ani umayah MULTIMEDIA at 4 September 2011 12.27 mengatakan...

kang dari mana tuh cari backgrounya

Poskan Komentar

 
© 2011 nugraha setya's blog